Undangan Pernikahan

Erma & Aryo

Sepuluh konsep orisinal · musik sama: Degung “Sabilulungan”

Naskah
Opsi 1

Naskah Daluang

Naskah kertas kulit kayu yang dibuka dari gulungan; judul seperti ditulis tinta, cap merah, nuansa naskah kuno.

Lihat desain
04.40
Opsi 2

Dari Subuh hingga Siang

Satu hari pernikahan: langit berubah dari subuh hingga siang mengikuti gulir, setiap bagian ditandai jamnya.

Lihat desain
Nila
Opsi 3

Nila

Biru nila & gading: seutas benang emas dijahit sepanjang halaman, warna nila meresap seperti celupan kain.

Lihat desain
Gapura
Opsi 4

Gapura

Pintu kayu terbuka, lalu tamu melangkah melewati tiga gapura lengkung menuju pemandangan Situ Patenggang.

Lihat desain

Koleksi Mahoni & Emas

Enam konsep perpaduan adat Sunda–Jawa, hangat dan elegan, dengan warna dasar mahoni dan emas.

E·A
Opsi 5

Peti Seserahan

Peti kayu mahoni bertatah kawung dibuka; kartu-kartu kabar diambil satu per satu, berlapis vellum.

Lihat desain
◇
Opsi 6

Tumpangsari

Menengadah ke langit-langit pendopo: bingkai kayu bertingkat berputar 45° dan terus meninggi.

Lihat desain
Opsi 7

Anyaman

Kain parang (Jawa) dan mega mendung (Sunda) ditenun helai demi helai menjadi satu anyaman.

Lihat desain
Opsi 8

Blencong

Pelita kuningan pagelaran dinyalakan; setiap bagian muncul perlahan dari gelap ke dalam cahaya.

Lihat desain
Opsi 9

Gong

Tamu menabuh gong untuk membuka; gending berjalan per pukulan, riak emas menandai tiap babak.

Lihat desain
E&A
Opsi 10 · Baru

Prada

Serba marun Hitam marun, mahoni, emas & ivory. Daun emas ditempa ke kain: monogram bergaris emas, bingkai emas tipis tergambar saat digulir. Sederhana dan mewah.amp; emas bernuansa etnik: judul emas tegas, motif kawung samar, pita tumpal songket, bingkai emas yang tergambar saat digulir.

Lihat desain